Bahasa indonesia sepertinya selalu saja mengalami yang namanya penambahan kata,dulu tidak ada yang namanya lebay,alay,kepo,kamseupay dan bahasa gaul (yang sedikit alay) lainnya .mau tidak mau,suka tidak suka,percaya tidak percaya ini nyata terjadi,golongan remajalah yang banyak mempengaruhi penambahan kosakata dalam bahasa Indonesia.pantas saja kalau dulu bung karno berteriak lantang bahwa “kaum pemuda-pemudilah yang sanggup menggoncang dunia”.tidak salah memang,pengaruh pemuda-pemudi (yang sekarang lebih ngetrend dibilang remaja) sangat besar,mereka bahkan mampu “memproduksi” kosa-kata baru.remaja sekarang (termasuk saya) hidup di zaman teknologi informasi yang sangat cepat menyebar sehingga menebabkan kita hidup di zaman keGALAUAN lebih tepatnya,bukan zaman modern.tidak tau dari mana asal usulnya,kata ini tiba-tiba muncul dan sering diucapkan,arti dari kepo itu sendiri kurang lebih “ingin tahu” atau kadang-kadang bisa juga digantikan dengan sok inggris menjadi stalk..Kepo atau ingin tahu berlebihan banyak dialami dan dilakukan orang saat ini.banyaknya situs jejaring sosial seperti friendster,facebook,twitter,tumblr,mt space,koprol,BBM dan banyak lainnya membuat kepo menjadi sebuah keharusan.kepo yang tujuannya ingin mengetahui tentang “seseorang” tanpa bertanya langsung ke orangnya ini lebih mirip seorang mata-mata yang selalu mencari informasi tanpa ketahuan orang yang bersangkutan.kenapa harus kepo,jawabannya sederhana saja,karena semua yang dicari tidak pernah muncul di infotainment,keculi yang dikepoin seorang public figur yang sedang “hot”.semisal sekarang ini ada si bupati garut aceng fikri.kalau saya ngepo aceng fikri bukan ngepoin acengnya,tapi ngepoin “mantan” bininya.sama seperti kasus si vokalis legendaris dengan poni yang mempesona yang harus berurusan dengan polisi karena membawa kabur anak orang,iya si vokalis rindu band.sekali lagi bukan ngepoin vokalis itu,tapi ngepoin si anak yang kurang beruntung tadi,malang nian nasibmu nak.. -_-..Kepo di dunia maya adalah sebuah keharusan yang mulai menjadi kewajaran.dunia maya,dunia yang tidak terbatas dimana semua orang bebas melakukan apa yang bisa dilakukan,termasuk kepo tadi.buka jejaring sosial semisal facebook atau twitter kemudian ada teman yang statusnya “tidak biasa” maka yang biasa kita lakukan adalah langsung buka profilenya cari tau apa yang terjadi bahkan sampai buka-buka akun milik orang lain yang ada di wall atau mention yang bersangkutan dan penyelidikanpun dimulai.setelah buka-buka dan mendapatkan sebuah atau beberapa informasi baru yang sekiranya memuaskan maka hanya bisa mengangguk dan begumam hmmm...ternyata dia seperti itu dan dia lagi begini...Itu tadi kepo teman biasa yang muncul di timeline,sekarang kepo yang paling banyak dilakukan adalah kepo gebetan.nggak ada yang salah dengan kepo gebetan asal ndak bilang-bilang.kepo gebetan itu penting lo,kata seorang teman ngepoin gebetan itu mempermudah hubungan,kita jadi tahu apa yang dia suka dan tidak suka dari apa yang pernah di update di jejaring sosial sebelumnya.jadi proses pendekatan lebih mudah karena ada topik yang dia antusias untuk dibicarakan dan menghindari topik yang dia tidak suka dan yang tepenting adalah kita bisa tahu masa lalunya dan sifat aslinya untuk pengambilan keputusan melanjutkan atau tidak proses pedekate.kalo kepo gebetan itu yang paling banyak dilakukan maka kepo mantan adalah kepo yang paling sering dilakukan,terutama bagi yang belum move on.kepo mantan itu sebenarnya iseng yang beresiko,iseng yang dapat menyebabkan galau.kalau kepo mantan dan dia bikin status tentang kamu mah nggak kenapa-kenapa.tapi kalau yang ditemukan di profile si mantan adalah status kalau dia lagi jatuh cinta sama orang lain maka bisa dipastikan bakal menyesal untuk kepo.nyeseel banget,pasti berfikir ngapain coba tadi buka-buka padahal banyak yang lebih penting buat dibuka.tapi ujung-ujung dari kepo ini adalah pengen buka lagi dan cari tahu yang lebih banyak lagi walaupun sudah tau bakal seperti apa rasanya.terkadang kepo mantan itu seperti ngelupasi kulit bekas luka,kalo lukanya sudah kering akan mudah untuk dikuliti,tapi kalau belum kering,ada sedikit rasa sakit tapi terus dilakuakan ketika mencabutnya perlahan dan akan sakit banget ketika salah menguliti bahkan bisa bikin luka baru.Tidak pernah ada yang salah dari kepo,tapi ketika akan kepo orang yang pernah berarti buat kamu,bersiap-siaplah terlebih dahulu terutama persiapan mental karena tidak selamanya kepo itu indah.
Selasa, 01 Januari 2013
history of "kepo"
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar