Kamis, 15 Agustus 2013

Lebaran Ketupat

Bismillahirahmanirahim.
Mumpung masih suasana syawal,Saya mau ngucapin Minal Aidin Wal Faizin,mohon maaf lahir batin.kalau ada salah-salah di dunia perblogan ini.
Baru sempat posting sekarang,telat 7 hari setelah idul fitri.Tapi tak apalah,Lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali,begitu kan kata pepatah,maklumlah lagi sibuk.<<ini bohong>>.

Setelah sebulan berpuasa dan alhamdulillah kemarin Idul Fitri pemerintah sama dengan Muhammadiyah.Bukannya gimana-gimana,Saling menghargai perbedaan itu memang indah,tapi kebersamaan jauh lebih Indah.

Oke,ini bukan mau nulis tentang idul fitri,udah lewat seminggu jadi udah basilah.saya mau nulis tentang Lombok,bukan cabai.Tapi PULAU LOMBOK,tetapi setelah searching ternyata LOMBOK sudah begitu terkenal,Jadi nggak bicarain Keindahan alam lombok.Semua orang juga sudah tau.Jadi Alhamdulillah banget terlahir dan besar serta memiliki darah asli Lombok.jadi,kita mau bicarakan salah satu tradisi tahunan di Pulau Lombok,Lebaran ketupat.




Lebaran ketupat atau dalam aksen orang Sasak (Suku Asli Pulau Lombok) di sebut Lebaran Topat.Mungkin labaran Topat tidak hanya ada di Pulau Lombok,di banyak daerah juga seperti Banyumas,Madura,Gorontalo dan banyak daerah lainnya dengan penyebutan masing-masing daerah.Lebaran topat yang di rayakan setiap tanggal 8 Syawal di pulau Lombok biasanya di rayakan di tempat-tempat wisata,Semua pantai di Lombok di Pastikan penuh oleh pengunjung yang merayakal lebaran topat dari pantai Kuta (Sekarang berganti jadi Pantai Mandalika),Pantai Cemara di Lombok bagian selatan,Makam Loang Baloq di Kota Mataram,Pantai Senggigi sampai Pantai di Lombok utara seperti pantai Sira dan kawasan 3 Gili.Dari tahun ke tahun Biasanya berpusat di Kawasan Senggigi.Selain kawasan Pantai,Taman Narmada juga menjadi salah satu tempat merayakan lebaran topat.

Sebenarnya Lebaran topat itu apa sih,Kenapa orang berduyun-duyun menuu tempat wisata untuk "hanya" sekedar menyantap ketupat dan lauknya.Entah mulai kapan tradisi ini muncul tetapi namanya tradisi yang dilakukan turun-temurun banyak hal positif yang bisa kita ambil dari pelaksanaan tradisi ini.Mulai dari orang Lombok menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri,Semua tempat wisata terutama kawasan pantai menjadi milik mereka.Hal yang jarang kita lihat di hari biasa,Kawasan Wisata pantai biasanya di kuasai oleh wisatawan luar Lombok bahkan Wisatawan Mancanegara menjadi dimiliki sepenuhnya dan dipenuhi oleh warga yang memang berhak memilikinya.lebaran topat menjadi ajang kumpul keluarga sambil bertamasya menikmati indahnya ciptaan tuhan.Selain Idul Fitri,Lebaran Topat menjadi ajang Silaturrahmi yang paling di tunggu untuk merekatkan hubungan kekeluargaan.

Teringat cerita Guru Agama waktu SMP dulu,pak H.Hasbullah.Pada hakikatnya lebaran topat itu di rayakan untuk orang yang telah menjalani 6 hari puasa syawal.seperti Hadist nabi  "Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh." (HR. Muslim).Benar juga sih,tetapi karena mungkin sudah menjadi sebuah tradisi yang harus dirayakan jadilah seperti sekarang,Semua orang,baik yang puasa Syawal atau tidak ikut merayakan lebaran Topat.Tapi tak apalah,siapa tahu tahun depan yang tidak puasa syawal tahun ini bisa puasa syawal.Amin.

Segala hal yang dilakukan Manusia pasti ada efek positif dan negatifnya,Tiap lebaran ketupat mulai dari pagi pasti jalanan ramainya minta ampun,macet di mana-mana terutama di jalan menuju daerah wisata.Kesadaran berkendara di Lombok yang "masih" rendah juga sangat berbahaya,karena merasa lebaran topat adalah hari bebas razia sehingga tidak sedikit pengendara sepeda motor yang tidah menggunakan helm untuk keselamatan dan banyak juga rombongan yang ke tempat wisata menggunakan mobil bak terbuka.Satu lagi masalah yang sering timbul setelah perayaan lebaran topat adalah sampah yang menggunung di daerah wisata.ini masalah klasik dari tiap pelaksanaan lebaran topat.Mungkin pemerintah harus mensosilisasikan satu rombongan satu kresek sampah di perayaan lebaran topat tahun depan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar