Senja di Kota Kembang
Ku terjepit dalam berisan empat enam
percakapan mendayu terkesan manja bagiku asing
terus terucap sampai tibanya malam
Terjepit di tengah kemacetan Kota Kembang
Suara klakson saling bersahutan
sopir pun terus berteriak mencari penumpang
semua tenggelam dalam kesibukan
Hidup untuk masing-masing
Kota Kembang telah pekat
Ku menengadah ke langit
Tak ada hamparan cahaya atau kilat
Langit hitam tak memikat
Hari pertama dan terakhir di Kota Kembang
Amat sangat Berkesan
Malam pertama dan terakhir di Kota kembang
Banyak memberikan pelajaran
"Kiaracondong, 26-4-2014"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar